Uplight.id Logo
Event Offline

Menjadi Guru Ngaji yang Dicintai Santri

Satu hari untuk membenahi cara membersamai, menguatkan cara berbicara, dan menghadirkan Al-Qur’an lebih dekat di hati para santri.

Menjadi Guru Ngaji yang Dicintai Santri

Mari pulang… kepada niat awal menjadi guru ngaji...

Seminar dan Workshop “Menjadi Guru Ngaji yang Dicintai Santri”

Sebuah ruang belajar bagi para guru ngaji untuk memperbarui cara membersamai, menguatkan kemampuan berkomunikasi, dan menumbuhkan kecintaan Al-Qur’an di hati para santri.

Tidak ada guru ngaji yang ingin santrinya menjauh dari Al-Qur’an. Kita mengajar dengan niat baik, meluangkan waktu, dan menyimpan harapan agar mereka tumbuh menjadi generasi yang dekat dengan Allah.

Namun, ada saatnya santri terlihat bosan, sulit fokus, enggan datang, atau tidak lagi merindukan waktu mengaji.

Bukan berarti kita kurang ikhlas. Bisa jadi, kita hanya perlu berhenti sejenak, melihat kembali cara kita mengajar, berbicara, menegur, dan menyentuh hati mereka.

Seminar dan workshop ini hadir sebagai ruang untuk belajar dan membenahi diri—agar santri tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga merasa dicintai ketika mempelajarinya.

Untuk siapa event ini?

  • Guru ngaji dan pengajar Al-Qur’an yang ingin membangun hubungan lebih hangat, dekat, dan bermakna dengan para santri.
  • Pengelola TPQ, TPA, rumah tahfiz, madrasah, masjid, serta lembaga pendidikan Al-Qur’an yang ingin menghadirkan suasana belajar yang lebih hidup dan dirindukan.
  • Calon guru ngaji, relawan pendidikan, dan siapa pun yang ingin belajar menyampaikan Al-Qur’an dengan cara yang lebih menarik dan menyentuh hati.

Mengapa perlu hadir?

  • Karena mengajarkan Al-Qur’an bukan hanya tentang membetulkan bacaan, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta agar santri selalu ingin kembali kepadanya.
  • Karena santri begitu berharga sehingga layak mendapatkan guru yang terus belajar, membenahi diri, dan menghadirkan cara terbaik dalam membersamai mereka.

Apa yang akan dibahas?

01

Menjadi Guru Ngaji yang Dicintai Santri. Belajar membangun kedekatan yang sehat, menghadirkan suasana mengaji yang menyenangkan, serta menjadi guru yang dipercaya, dirindukan, dan diteladani oleh santri.

02

Public Speaking for Teacher. Belajar mengelola suara, ekspresi, bahasa tubuh, cerita, dan cara menyampaikan materi agar pembelajaran terasa lebih hidup dan mudah diterima santri.

03

Menghadirkan Al-Qur’an di Hati Para Santri . Belajar membawa Al-Qur’an lebih dekat dengan kehidupan santri, sehingga mereka tidak hanya mampu membacanya, tetapi juga tumbuh dengan hati yang mencintainya.

Apa yang akan Anda rasakan setelah event?

  • Semangat yang kembali tumbuh dalam menjalankan amanah sebagai guru Al-Qur’an.
  • Hati yang lebih lembut dalam memahami kebutuhan, perasaan, dan proses belajar setiap santri.
  • Kepercayaan diri yang lebih kuat dalam berbicara dan menyampaikan materi di hadapan santri.
  • Arah dan langkah baru untuk menghadirkan kegiatan mengaji yang lebih hangat, menyenangkan, dan dirindukan.

Bentuk kegiatan?

  • Seminar Inspiratif. Pembahasan tentang hubungan guru dan santri, pendidikan dengan kasih sayang, serta cara menjadi guru ngaji yang dirindukan kehadirannya.
  • Public Speaking for Teacher. Pembelajaran praktis untuk membantu guru menyampaikan materi dengan lebih percaya diri, hidup, menarik, dan mudah dipahami.
  • Penguatan Cinta kepada Al-Qur’an. Sesi yang mengajak peserta menemukan kembali cara menghadirkan Al-Qur’an bukan hanya dalam bacaan, tetapi juga dalam hati dan kehidupan para santri.

Momen sebelumnya

Ketika para guru ngaji bersedia berhenti sejenak untuk belajar dan membenahi diri, selalu ada semangat baru yang tumbuh. Ada kesadaran bahwa menjadi guru Al-Qur’an bukan hanya tentang seberapa banyak materi yang disampaikan, tetapi tentang bagaimana seorang santri merasa diterima, dihargai, dan dicintai selama belajar. Ada tawa, haru, perenungan, serta tekad untuk kembali menemani santri dengan hati yang lebih lapang dan cara yang lebih baik.

Cerita Peserta

Yang Mereka Rasakan

"Alhamdulillah sangat memberi pencerahan dalam perjuangan menjadi hamba Allah yang dititipi anak soleh solehah. Di tengah kegelisahan dan kegundahan, Alhamdulillah ada secercah cahaya dengan adanya kegiatan ini"

Leli Siti Andari

Guru Ngaji

Fasilitas peserta

  • Coffee break.
  • Makan siang.
  • E-sertifikat.
  • Peluang kolaborasi wakaf Al-Qur’an.

Pemateri

Friandha Insan Firdaus

Trainer, Praktisi Parenting, dan Founder Sekolah Alam Kanyaah

Pemateri sesi “Menjadi Guru Ngaji yang Dicintai Santri”

Robi Anshorullah

Trainer, Praktisi Public Speaking, Certified NLP

Pemateri sesi “Public Speaking for Teacher”

Ust Arifin

Mudir Kampung Quran Saad Ansor

Pemateri sesi “Menghadirkan Al-Qur’an di Hati Para Santri”.

Lokasi acara

Sekolah Alam Kanyaah, Kampung Cisalak, Desa Jatisari, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung
Buka Maps

Hal yang sering ditanyakan

Apakah kegiatan ini benar-benar gratis?+

Ya. Peserta tidak dikenakan biaya pendaftaran. Namun, peserta dapat berkontribusi dengan infak terbaik (tidak wajib). Karena tempat yang tersedia sangat terbatas, setiap lembaga hanya dapat mengirimkan maksimal dua orang peserta.

Siapa saja yang dapat mengikuti kegiatan ini?+

Kegiatan ini ditujukan bagi guru ngaji, pengajar Al-Qur’an, pengelola lembaga pendidikan Al-Qur’an, relawan pendidikan, dan calon guru ngaji yang ingin meningkatkan kualitas dalam membersamai santri.

Apakah satu lembaga boleh mengirimkan lebih dari dua peserta?+

Mohon maaf, belum bisa. Untuk memberikan kesempatan kepada lebih banyak lembaga, setiap lembaga hanya dapat mengirimkan maksimal dua orang peserta.

Apa saja fasilitas yang didapatkan peserta?+

Peserta akan mendapatkan coffee break, makan siang, e-sertifikat, serta kesempatan membangun kolaborasi dalam program wakaf Al-Qur’an.

Ada pertanyaan yang lain?+

Silakan menghubungi WhatsApp admin di nomor 0851-6751-2607.

Investasi

Infak Terbaik

Kuota terpenuhi